Metode Riset bab 2

Landasan Teori

  • Teori dasar/ konsep kependudukan :

Berdasarkan peraturan pemerintah (No.6/1960; No.7/1960) Sensus penduduk dilaksanakan setiap sepuluh tahun. Dalam pelaksanaannya, sensus penduduk menggunakan dua tahap, yaitu pencacahan lengkap dan pencacahan sampel.informasi yang lebih lengkap dikumpulkan dalam pencacahan sampel.
Pendekatan de jure dan de facto diterapkan untuk mencakup semua orang dalam area pencacahan. Mereka yang mempunyai tempat tinggal tetap didekati dengan pendekatan de jure, dimana mereka dicatat sesuai dengan tempat tinggal mereka secara formal; sedangkan mereka yang yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap didekati dengan pendekatan de facto dan dicatat dimana mereka berada. Semua anggota kedutaan besar dan keluarganya tidak tercakup dalam sensus.

  • Kajian Penelitian Sejenis :

dhiek (2011) :

Jumlah penduduk ditentukan oleh :
a. Angka kelahiran
b. Angka kematian
c. Perpindahan penduduk

Hendri T.R (2011) :

Demografi itu memiliki 3 variabel yang sangat penting dan  berkaitan, yaitu :
1. Fertilisas, yaitu angka kelahiran tinggi
2. Mortalitas, yaitu angka kematian yang juga masih tinggi
3. Mobilitas, yaitu angka perpindahan penduduk (transmigrasi).

Suprafto  (2011) :

Perkembangan kependudukan masih menjadi masalah utama yaitu :

1. Laju pertambahan penduduk dan kelahiran  tetap tinggi

2. Kematian anak dan ibu tetap tinggi

3. Akses terhadap layanan kesehatan dan keluarga berencana (KB) masih kurang

Lema :

Jumlah Penduduk Dapat Dilihat Dari :

–   Angka kelahiran yang tinggi dapat disebabkan antara lain :                                                                 Usia perkawinan yang muda, terjaminnya keselamatan ibu dan anak saat melahirkan, Tingkat kesehatan ibu dan anak sudah terpenuhi, dan perekonomian yang sudah memungkinkan.

–  Angka kematian yang tinggi disebabkan oleh faktor-faktor seperti ini antara lain :

Perekonomian yang buruk, adanya bencana alam yang memakan banyak korban meninggal dunia, kurangnya kesadaran akan kesehatan dan keselamatan kerja, juga tingkat kecelakaan lalu lintas baik darat, udara, dan laut yang masih banyak terjadi, dan kemiskinan yang belum bisa diatasi oleh pemerintah.

–  Perpindahan penduduk, hal ini dapat disebabkan karena :

Padatnya  jumlah penduduk disuatu daerah yang menyebakan berpindahnya seseorang ke tempat lain, mencari lahan pertanian yang baru untuk digarap, pengaruh sosial dan budaya, faktor urbanisasi seperti ; (1) sulitnya lapangan pekerjaan (2) ingin mencari pengalaman di kota (3) kurangnya fasilitas hiburan.

Indikator :

1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Kemiskinan
4. Ekonomi
5. Kebudayaan Sosial

  • Pengembangan Hipotesis :

Faktor-faktor yang mempengaruhi kependudukan yaitu :

Jika jumlah penduduk bertambah dapat dilihat dari tingkat kesehatan ibu hamil dan yang melahirkan  sudah terpenuhi. Dan jika jumlah penduduk berkurang dapat dilihat dari jumlah kematian yang tinggi yang disebabkan oleh bencana alam, juga jumlah kesehatan ibu dan anak saat melahirkan masih rendah.

sumber :

Website , Wikipedia.com

Website, BPS.com

Website, BKKBN.go.id

Blog, Suprafto,2011

Blog,Hendri T.R,2011

Blog, dhiek,2011

Tentang dodipermadi

no comment
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s